Kamu


Malam sunyi ingin aku menghilangkan seluruh harapan. Harapn tentang aku dan kamu. Mungkin saja aku terlalu keras dalam berusaha, dan mungkin saja bagimu itu tidak akan pernah cukup. Dulu pernah aku berlari mengejar ditengah kepurukanku. Berjuang! Berusaha mendapatkan mimpi tentang aku dan kamu.

Kini, setelah berlalu beberapa tahun. Tak pernah lagi aku memikirkan tentang aku dan kamu. Konsep-konsep dalam hubungan antara dua manusia pun sudah menjadi khayalan dan mimpi belaka di benak ini. Mungkin memang benar, aku yang terlalu keras seperti batu dan kemudian dihancurkan dan luluh lantah setelah kamu tiada. Aku tidak pernah mengharapkan adanya kamu kamu lainnya untuk hadir, atau bahkan berusaha untuk mencari. Karena aku terlalu takut menjadi keras dan akhirnya itu menghancurkan diri ini sendiri.

Aku tidak perlu berjuang untuk bahagia, karena bahagia itu akan datang sendiri ada atau tanpa perjuangan. Terkadang pengharapan yang besar terhadap perjuangan akan berujung dengan kekecewaan, dan yang aku butuhkan adalah keikhlasan dalam melakukan sesuatu. Mencintai kamu bisa membuat ku pejuang tangguh, dan kehilangan kamu bisa menjadikanku seekor ayam yang siap disembelih.

Ya. Kamu. Entah siapa “kamu” yang berikutnya akan hadir. Mungkin saja kamu telah hadir, dan aku mencampakkan kamu karena aku telah membutakan diri sendiri.

Advertisements
Posted in Imajinatif Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

August 2013
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Blog Stats
  • 25,495 hits
Categories
%d bloggers like this: