Tutup Mata, Tutup Telinga


Tutup artinya tidak membuka. Mata dan telinga adalah panca indra. Melihat kenyataan tapi menampiknya. Kenyataan apa? Kenyataan bahwa terkadang ketika berprinsip harus mampu menampik kenyataan yang ada.
Terutama prinsip itu berhubungan dengan orang lain. Hubungan dengan orang lain yang berubah ketika ada perubahan status di orang lain. Prinsip yang menjauhi orang yang berstatus. Aneh bukan?
Sangat aneh tentu saja. Berbagai alasan tapi tak bisa diutarakan melalui tulisan. Namun apa daya, menghindar, pergi jauh mungkin yang terbaik. Terasa berat memang. Terutama jika orang yang berubah status adalah orang yang mungkin termasuk “spesial” di hidup ini.

Ah entah apa yang tertulis saat ini. Marah pun ketawa. Sedih pun tersenyum. Nikmati sajalah perubahan status orang lain yang mempengaruhi diri ini.

Advertisements
Posted in kesedihan hati, my heart, what i think

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

July 2013
M T W T F S S
« Jun   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Blog Stats
  • 25,518 hits
Categories
%d bloggers like this: