Prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 (Bagian I)


Agar penerapan sistem manajemen mutu berjalan dengan efektif, ada 8 prinsip dan 4 kunci sukses yang dapat dijabarkan, yaitu sebagai berikut.

8 PRINSIP PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU

  • Prinsip 1. Organisasi yang berfokus pada pelanggan

    Organisasi tergantung pada pelanggannya. Oleh karena itulah organisasi harus mengerti keinginan pelanggan, baik untuk saat ini maupun untuk masa yang akan datang. Organisasi pun harus memenuhi permintaan pelanggan dan bahkan berusaha keras untuk melampauinya.

  • Prinsip 2. Kepemimpinan

    Pemimpin menetapkan satu tujuan dan arah organisasi. Mereka harus menciptakan dan memelihara lingkungan internal di mana karyawan dapat terlibat secara penuh dalam mencapai tujuan organisasi.

  • Prinsip 3. Keterlibatan Karyawan

    Karyawan pada semua tingkatan merupakan unsur dari suatu organisasi. Keterlibatan mereka senantiasa memberikan sumbangan bagi kepentingan perusahaan.

  • Prinsip 4. Pendekatan proses

    Suatu hasil yang diinginkan akan dicapai secara lebih efisien jika sumber daya dan aktivitas yang saling berkaitan diatur sebagai suatu proses.

  • Prinsip 5. Pendekatan sistem pada manajemen

    Jika proses-proses yang saling berkaitan dapat diindentifikasikan dan diatur sebagai suatu sistem, maka tujuan dan sasarannya dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien.

  • Prinsip 6. Peningkatan yang berkesinambungan

    Peningkatan yang berkesinambungan harus menjadi suatu tujuan permanen dari organisasi.

  • Prinsip 7. Pendekatan faktual untuk pengambilan keputusan

    Keputusan efektif berasal dari data dan informasi yang dianalisis dengan baik.

  • Prinsip 8. Hubungan pelanggan yang bermanfaat bagi kedua pihak

    Hubungan antara suatu organisasi dan para pemasoknya adalah saling ketergantungan. Hubungan saling ketergantungan ini menghasilkan nilai lebih bagi keduanya.

4 KUNCI SUKSES KEBERHASILAN SISTEM MANAJEMEN MUTU

  1. Tanggung jawab manajemen (komitmen manajemen)

    Tanggung jawab manajemen adalah hal yang sangat penting dalam penerapan sistem manajemen mutu. Hal ini berhubungan dengan penerapan sistem manajemen mutu. Hal ini berhubungan dengan penyediaan sumber daya yang dibutuhkan dalam penerapan sistem manajemen mutu itu sendiri. Komitmen manajemen merupakan wujud dari tanggung jawab tersebut.

  2. Manajemen sumber daya (Manusia-Mesin-Material-Metode-Modal)

    Untuk merealisasikan keinginan pelanggan maka penekanan yang lebih pada kebutuhan sumber daya sangatlah penting. Bukan hanya sumber daya manusia (karyawan) tetapi juga sumber daya fisik seperti peralatan pendukung.

  3. Realisasi produk (pendekatan proses)

    Bagaimana perusahaan menghasilkan produknya dapat dilihat dari pendekatan proses perusahaan. Pendekatan proses di sini diartikan sebagai suatu hasil yang ingin dicapai dengan lebih efesien dengan mengatur sumber daya yang ada dan aktivitas yang berkaitan diatur sebagai suatu proses.

  4. Pengukuran analisis & perbaikan (tindakan perbaikan)

    Pengukuran analisis dibutuhkan guna mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk tindakan perbaikan menuju keefektifan sistem manajemen mutu.

Advertisements
Tagged with: , , , , ,
Posted in Free Knowledge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

May 2012
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Blog Stats
  • 28,009 hits
Categories
%d bloggers like this: