Perubahan Organisasi Dan Manajemen Stres (Bagian 1)


Kali ini berbicara mengenai perubahan dan stres. Disini juga mendeskripsikan kekuatan-kekuatan lingkungan yang menuntut para manajer untuk melaksanakan program perubahan secara menyeluruh.

Dorongan untuk berubah

Dewasa ini makin banyak organisasi yang menghadapi suatu lingkungan yang dinamis dan selalu berubah, kemudian hal ini menuntut organisasi itu agar menyesuaikan diri. “Berubah atau mati!” merupakan teriakan yang sambung menyambung dari antara para manajer di seluruh dunia. Berikut ini ada enam kekuatan spesifik yang bertindak untuk merangsang perubahan, yaitu :

  • Sifat angkatan kerja

Dalam sejumlah tempat terdapat sifat angkatan kerja yang berubah. Misalnya, hampir semua organisasi akan harus menyesuaikan diri pada lingkungan multibudaya. Kebijakan dan praktek sumber daya manusia harus berubah agar menarik dan mempertahankan angkatan kerja yang lebih beraneka ragam ini. Dan banyak perusahaan yang harus menghabiskan banyak uang untuk pelatihan guna menatar kemampuan membaca, matematika, komputer, dan ketrampilan lain dari karyawan.

  • Teknologi

Kehadiran teknologi saat ini sedang mengubah pekerjaan dan manusia. Penggunaan kontrol komputer untuk menggantikan penyeliaan langsung  manusia. Teknologi informasi yang canggih juga dapat membuat organisasi menjadi lebih cepat tanggap.

  • Kejutan Ekonomi

Kita hidup dalam suatu “zaman ketidak-sinambungan (diskontinuitas).” Dalam dasawarsa 1950-an dan 1960-an, masa lalu merupakan prolog yang cukup baik untuk masa depan. Hari esok pada hakikatnya merupakan suatu kesinambungan dari hari kemarin. Namun hal ini tidak lagi seratus persen benar semenjak mulai awal dasawarsa 1970-an, dimana harga minyak bumi bisa naik empat kali lipat dalam satu malam. Dengan ini kejutan dalam bidang ekonomi telah memaksa perubahan pada organisasi.

  • Persaingan

Persaingan yang meninggi juga berarti organisasi yang mapan perlu mempertahankan diri terhadap pesaing tradisional yang mengembangkan produk dan jasa baru maupun wiraswasta kecil dengan penawaran yang inovatif. Organisasi yang berhasil adalah merupakan organisasi yang dapat berubah untuk menanggapi persaingan itu. Mereka akan tangkas, mampu secara tepat mengembangkan produk baru dan segera masuk pasar. Mereka akan mengandalkan proses produksi yang pendek, daur produksi yang singkat, dan aliran terus menerus dari produk baru. Dengan kata lain, mereka akan fleksibel. Mereka akan menuntut angkatan kerja yang sama fleksibel dan tanggapnya yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah secara cepat dan bahkan radikal.

  • Kecenderungan Sosial

Kecenderungan sosial ini membawa perubahan dan organisasi mau tidak mau harus menyesuaikan diri. Misalnya, ada kecenderungan sosial yang jelas terhadap perkawinan dan perceraian selama dua dasawarsa terakhir ini. Orang muda cenderung menunda perkawinan dan meningkatnya angka perceraian dari sebuah perkawinan.

  • Politik Global

Sejak awal dasawarsa 1980-an, tidak ada satu pun orang yang dapat membayangkan betapa politik global akan berubah akhir-akhir ini. Dengan berubahnya politik global maka organisasi pun harus mampu mengikuti perkembangan politik global ini terutama jika ingin bersaing di dunia internasional.

Advertisements
Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Free Knowledge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

October 2011
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Blog Stats
  • 28,009 hits
Categories
%d bloggers like this: