day #5


Aku yakin telah berusaha memendam beribu rasa masa lampau menjadi desir angin dingin yang bertiup dimalam hari, atau bahkan mungkin menjadi kesunyian kelam yang tak terduga. Aku mungkin sudah melupakan masa-masa itu, semua kenangan, dan semua rasa. Sekali itu “mungkin”.

Ternyata aku salah. Ketika aku membuka lemari kenangan, semua itu masih tersimpan rapi walaupun sedikit berdebu. Aku melihat sebuah pigura yang berisi kenangan-kenangan kita. Aku hanya duduk terdiam melihat pigura itu, entah apa yang aku rasa. Memang aku pembohong besar dalam hidup ini, dan kebohongan terbesar ku adalah aku tidak pernah sayang kamu. Setiap peristiwa pasti akan menimbulkan resiko. Semua orang menyadari bahwa dunia penuh dengan ketidak pastian, kecuali kematian. Kini pengecualian itu bertambah satu lagi, ternyata aku telah kehilangan dirimu. Seperti angin malam ini, pergi dan mungkin tidak akan kembali.

Advertisements
Posted in Imajinatif Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

September 2011
M T W T F S S
« Jun   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Blog Stats
  • 25,518 hits

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories
%d bloggers like this: