harapan


Semua hal ini di mulai dari beberapa waktu silam, di saat aku berusaha melebarkan hari-hari ku dengan mimpi. Mimpi-mimpi itu berusaha aku wujudkan dengan segenap tenaga ku. Bermula pada sebuah percakapan disuatu malam bersama beberapa orang kawan, disana aku, nanta, fadli dan tarjo mulai bercerita tentang mimpi-mimpinya untuk adik-adik di ciroyom. Itulah start dari semua harapan yang kini telah membumbung tinggi.

Tidak! Bukan hanya harapan untuk adik-adik ku diciroyom, tapi beribu-ribu harapan lain mulai muncul dan memberikan semangat-semangat yang menggebu-gebu di dada ini. Tanpa aku sadari, percakapan itu mulai meracuni hari-hari ku. Mengkapitaliskan pikiranku, bukan untuk kepada kapitalis, tapi untuk menjadi kapitalis itu sendiri dan menghancurkan jiwa dan raga kapitalis itu. Mulai lah dari saat itu aku merancang semua harapan dan mimpi-mimpi itu, harapan bahwa anak-anak itu bisa memiliki skill yang bisa berguna bagi hidup mereka, harapan agar mereka mendapatkan yang terbaik bagi hidup mereka sendiri. Harapan ini bukanlah sekedar persepsi pribadi orang-orang disekitar, tapi harapan ini adalah sebuah imaginasi dimana di dalam imaginasi itu seseorang harus bisa menjadi dirinya sendiri, bukan karena kata-kata atau persepsi atau pandangan orang lain.

Satu persatu jalan terbuka, dan kini tinggal bagaimana aku meraih dan merebut harapan-harapan itu. Aku tau harapan dan mimpi-mimpi itu adalah sebuah keinginan, dan keinginan hanya akan menghasilkan harta dan kekuasaan. Harta yang aku inginkan bukanlah harta yang tidak dimiliki orang-orang disekitar ku. Harta yang tidak tampak, harta yang akan membuat kita merasa sangat kaya, bahkan melebihi para koruptor-koruptor keparat itu. Kekuasaan yang aku inginkan bukanlah berapa banyak orang yang bisa aku injak-injak, atau sekuat apakah tangan ku ini menggenggam sesuatu. Kekuasaan yang aku inginkan adalah aku memiliki kekuataan ku sendiri untuk melawan orang-orang yang ingin merebut kebebasan dari jiwa dan raga ku ini.

Aku tau tidak baik jika hanya berharap, dan aku tau harapan-harapan itu hanyalah mimpi disiang bolong jika aku tidak berusaha merebutnya!

“Harapan adalah sarapan yang baik, Tetapi makan malam yang buruk.”
– Francis Bacon

Advertisements
Posted in 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2010
M T W T F S S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Blog Stats
  • 25,518 hits

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Categories
%d bloggers like this: