Menulis dalam gelap


Pagi dini hari, aku berpikir dalam sebuah perenungan tentang sebuah rasa. berusaha mengerti tentang apakah itu rasa, mencari tau di dalam jiwa yang terdalam. hari demi  hari aku terus berpikir apakah itu? sesuatu yang terus tumbuh didalam diri ini.

Kini aku menyadari ternyata selama ini aku telah menulis puzzle kehidupan ini didalam kegelapan.. Hingga pada suatu titik ada setitik cahaya yang menyinari, dan kini pun cahaya itu telah redup.. Meski waktu itu datang dan berlalu hingga cahaya itu tidak bertahan.. Aku akan tetap disini dan takkan ada yang mampu merubah ku  lagi.. Entah aku ikut merasakan atau tidak, tapi yang aku tau aku merasakan sesuatu yang sangat pedih hingga aku pun tidak mampu menulisnya dengan kata-kata..

Sekali lagi, karena sesuatu yang aku lakukan seolah itu tidak termaafkan sehingga puzzle itu hancur kembali..jika itu hanya tuhan yang bisa menjawab, maka aku akan berkata bahwa aku tidak akan mempercayai kau lagi..

Advertisements
Posted in 1
2 comments on “Menulis dalam gelap
  1. David says:

    Semoga hari ini lebih baik dari kemarin.
    Selamat menulis kawan, dan salam kenal dariku di Lamongan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
Blog Stats
  • 25,495 hits
Categories
%d bloggers like this: