day #9

Jam masih berdenting

seperti sedang menghitung detik

Tunggu aku yang tak berhenti

Tiap detaknya menceritakan kejadian demi kejadian

Bukankah Tuhan menghadirkan-mu di waktu yang tepat?

Duduk dan menunggu, bukanlah dalam arti sebenarnya. Bukan badan ku yang duduk dan menunggu, tetapi hati dan jiwa ku yang masih disini menunggu diri-mu atau mungkin diri-mu yang lainnya. Aku percaya bahwa Tuhan menghadirkan diri-mu kedalam hari-hari ku di waktu yang tepat, dan aku tinggal menunggu kapan waktu itu. :)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 362 other followers