“Allahu akbar.. Allahu akbar”
Bunyi itu terus dikumandangkan orang malam ini. Entah kenapa ada perasaan sedih yang mendalam. “Di dalam diam.. Sunyi.. dan kebisuan..” Mungkin karena mengingat sebentar lagi seharusnya menjadi hari yang “istimewa” bagi ku.
Dalam diam aku berusaha membuka lembar lama di hidup ini, teringat dahulu kala seseorang menjadi hadiah istimewa di hari istimewa tersebut. Namun telah lama orang itu menghilang.
Kini, aku berusaha melihat lembar-lembar yang tidak terlalu lama. Teringat seseorang yang dulu pernah aku culik di kegelapan malam dan memandang indahnya bintang-bintang. “Ah.. dia mungkin juga sudah menghilang..” Mungkin memang itu semua salah ku. lagi dan lagi. Kini aku hanya bisa memanggil namanya dalam sebuah sapaan, tidak ada maksud apa-apa hanya ingin menyapa mu seperti dulu. Karena saya tau masa lalu mungkin berbeda dengan masa kini. Walau rasa rindu itu terasa sama.